Jumat, 17 Februari 2012

Sharp dengan TDA9381 tidak ada gambar, suara normal


Kasus :
  • Sharp dengan TDA9381
  • Problem tidak ada gambar dan raster gelap
  • OSD muncul
  • Suara normal
  • Cek gambar lewat AV-in tetap tidak ada gambar
Analisa :
  • Kasus ini berbeda dengan problem “raster blank”. Dimana raster sama-sama gelap, tetapi pada kasus raster blank OSD tidak muncul
  • Disini pin-RGB out diukur semua ada tegangan, sedang pada kasus raster blank pin-RGB out tegangan semua nol
  • Karena suara masih ada maka berarti bagian Tuner dan Video IF masih OK.
Tindakan :
  • Dari hasil analisa setelah mempelajari skematik, maka kecurigaan jatuh pada sirkit ABCL (automatic brightes dan color limiter)
  • Cek tegangan pada pin-ABCL tidak ada (normal sekitar 3v)
  • Cek tegangan ABCL pada pin-1 kaki flyback – jarum menyimpang kearah negatip. Normal harus ada teganagan sekitar 4v
  • Kesimpulan : Resistor bagian ABL yang ke suply Vcc pasti pada yang putus.
  • Cek R604 putus

clip_image002[5]
  • Pin-1 adalah pin-ABL flyback
  • Antara R604 dan R603 dihubungkan ke pin-ABCL TDA9381
  • R605 mendapat  tegangan dari B+
 
Catatan :
  • Kerusakan tidak ada tegangan ABL gejalanya pada model lain belum tentu sama. Misalnya pada LA76810 tidak ada tegangan ABL menyebabkan kontras tipis dan tidak dapat diadjust.

Baca juga :
 
***************************************

Monday, July 18, 2011

Tips memperbaiki teve dengan UOC PHILIPS TDA120xx HERCULES


Memperbaiki teve yang menggunakan ic tempel UOC HERCULES TDA120xx mungkin merupakan pekerjaan yang sedikit rumit bagi beberapa teknisi. Disini kami berikan beberapa tips cara memeriksa kerusakan ic tersebut.
clip_image002 clip_image004
Tidak mau stand-by
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 3.3v pada pin-35/39/41 dari sebuah ic regulator 3.3v
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 1.8v pada pin-33/36/ dari ic regulator 1.8v
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 1.8v pada pin-5/12/29/126 dari ic regulator 1.8v
  • Periksa apakah ada tegangan pada pin osilator sekitar 1v pada pin-118/119
  • Periksa tegangan sekitar 4v pada SDA/SCL pin-20/21
Horisontal osilator tidak kerja setelah power-on
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 5v pada pin-47/60/82/114 yang diperoleh dari ic regulator yang dikontrol “on-off” oleh mikrokontrol.
  • Periksa apakah ada tegangan sekitar 4v pada H out – pin-62
Vertikal tidak kerja
  • Periksa apakah ada tegangan sekitar 2v pada VDRA out pin-106
  • Periksa apakah ada tegangan sekitar 2v pada VDRB out pin-106
Tidak ada suara.
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 8v pada pin-84 yang diperoleh diperoleh dari flyback.
  • Periksa apakah ada tegangan pada SIF AGC pin-87
  • Audio out L/R adalah pin-92/93
Tidak terima siaran (tidak ada noise)
  • Periksa apakah ada tegangan pada PLL IF pin-88.
  • Periksa apakah ada tegangan pada RF AGC pin-98/10
Raster BLANK
  • Coba adjust VR screen
  • Periksa apakah ada tegangan IK pada pin-45 dari sirkit pcb CRT soket
  • Periksa apakah ada pulsa flyback pada pin-63 (kalau diukir ada tegangan kecil)
  • Periksa apakah ada tegangan dari ABL pada pin-46
  • CRT lemah  salah satu katodenya
Gambar tidak sinkron
  • Cek komponen pada pin-55/56
 
Contoh IC Hercules SHARP
image

***********************************

Monday, May 30, 2011

Sharp dengan TDA9381 gambar bergerigi bengkok-bengkok


Kami mendapatkan kasus Sharp yang menggunakan TDA981 dengan gejala kerusakan :
  • Gambar siaran teve bergerigi bengkok-bengkok seperti horisontal mau rusak
  • Tetapi jika dipakai  lewat AV-in gambar normal

Pertama kami menyangka problem disebabkan karena TDA9381 yang rusak pada bagian TV/AV switch yang ada dibagian dalamnya. Iseng kami ukur tegangan pada pin-40 CVBS input. Ternyata gejala problem makin bertambah parah. Maka analisa kami berubah – mungkin problem disebabkan oleh kapasitor kopel (kapasitor chip) yang ada pada pin ini sedikit bocor sehingga menyebabkan tegangan pada pin-40 sedikit drops.
Setelah melakukan penggantian kapasitor kopel tersebut – ternyata hasilnya OK. Alhamdullilah tidak jadi mengganti ic yang mahal. Konsumen senang kamipun senang

***********************************

Tuesday, May 24, 2011

SHARP dgn IX2936, IX2938, IX3031 – TB1226 sirkit protektor

 
Protek input adalah pin-30 - normal tegangan “high”

SAMPLING
MELUMPUHKAN
Tegangan 12
  • Tegangan keluaran 12v dari flyback pin-6
Lepas D618
Tergangan 5v
  • Tegangan keluaran dari regulator IC604 (7805)
Lepas D611
X-ray
  • Normal tegangan pada basis 0v
clip_image002
Lepas Q607
Tegangan ABL
  • Normal tegangan pada R624 sekitar 4v
clip_image004
Lepas D606
Tegangan 6.5v Tegangan 6v pada pin-18 IC 201 VIF BA73575
Lepas D201

*********************************

Friday, May 20, 2011

Sharp dengan STR-W6753 mati sendiri

 
Beberapa kali kami telah menjumpai kerusakan pada bagian power suply Sharp yang menggunakan STR-W6753 dengan tanda-tanda :
  • Stand by normal.
  • Ketika sedang menyala normal - kadang pesawat mati sendiri dan kalau diperiksa tegangan B+ nol (lampu stand-by mati)
  • Kemudian kalau colokan listrik dicabut – terus dipasang kembali – pesawat dapat hidup normal kembali – tapi segera kerusakan akan terulang
Gejala-gejala lain yang mungkin ditunjukkan, tapi sebenarnya penyebab adalah sama :
  • Pesawat mati (atau cepat matinya) saat gambar menampilkan gambar dengan britnes yang terang
  • Pesawat segera mati jika tegangan screen dibesarkan
  • Stand by normal – begitu power di-on-kan (atau ketika horisontal mulai start kerja) – pesawat langsung mati
Solusi :
  • Kerusakan disebabkan karena kualitas STR-W6753 yang mulai drops. Maka solusi terbaik adalah segera mengganti STR.
  • Pada kerusakan yang masih ringan, dimana pesawat akan mati hanya jika britnes gambar terlalu terang. Atau waktu matinya cukup lama setelah dihidupkan. Maka kadang masih dapat diselesaikan dengan cara mengecilkan nilai resistor yang berhubungan dengan pin-3 STR ke ground (nilai biasanya nol koma....)

**************************************

Cak David :

siiip boss, aku nah ngalami juga tapi pada thosiba 29 inc





Monday, April 4, 2011

Tips kerusakan power suply SHARP mati protek (STR-W6753)


Kami telah beberapa kali menjumpai kerusakan power suply SHARP yang menggunakan ic tipe STR-W6753 (atau sejenisnya), dengan gejala kerusakan sebagai berikut :
  1. Saat st-by tegangan B+ normal, tetapi begitu power di-on-kan tegangan B+ langsung hilang
  2. Pesawat gambar normal – tetapi kadang mati protek sendiri – dan tegangan B+ hilang. Kalau dipelajari lebih lanjut pesawat mati protek saat raster menampilkan gambar dengan britnes yang terang.
  3. Pesawat gambar normal – tetapi jika tegangan screen dinaikkan – pesawat langsung mati protek dan tegangan B+ hilang.

Trobelshuting
  • Saat mati protek - lampu indikator juga mati (bukan warna merah atau kedip-kedip)
  • Pesawat akan mau hidup kembali jika ac cord dicabut dahulu kemudian dipasang lagi
  • Saat tiba-tiba mati protek – kalau tegangan pada elko besar bagian power suply diperiksa – ternyata masih menyimpan muatan.
Menurut analisa kami semua problem diatas disebabkan :
  • STRWxxxx telah mengalami sedikit degradasi atau ada nilai resistor yang berubah.
  • Sewaktu pesawat dihidupkan atau ketika gambar terang – arus B+ akan naik.
  • Demikian pula arus yang melalui D (drain) – S (surce) – R705//R706  akan bertambah besar pula.
  • Pada hal didalam sirkit STR  ini memiliki sirkit “over current protektor” – dimana sensor samplingnya adalah “R705//R706 yang ke ground.
  • Jika arus FET naik bertambah besar – maka tegangan pada ujung kedua ressitor tersebut juga akan bertambah besar pula (sesuai hukum ohm V=I x R)
  • Perubahan tegangan pada resistor ini akan diterima oleh pin-7 sebagai input triger protektor over current (OCP)
  • Jika pada tegangan pada R705//R706  naik  melebihi level tertentu – akan menyebabkan  STR mati protek.
clip_image002Blok diagram STR-W6753 (gambar diambil dari datasheet Sanken)
 
clip_image004Gambar diambil dari skema Sharp chasis GA-4
 
Solusi untuk poblem diatas :
  • Periksa dahulu semua elko yang pada bagian primer power suply dengan ESR-meter
  • Coba ganti resistor R705//R706  dengan nilai sedikit lebih kecil.
  • Pilih resistor yang nilainya besar untuk coba diganti. Misalnya 0.47 ohm diganti dengan nilai 0.39 ohm.
  • Kalau sudah coba diganti resistor masih problem – maka ganti lagi dengan nilai yang sedikit lebih kecil – misalnya ganti dengan nilai 0.33 ohm.
  • Kalau ternyata masih problem – maka alternatip terachir adalah ganti STR .

+++++++++++++++++++++++++++

Friday, March 25, 2011

Sirkit protektor SHARP dengan IXA319WJ (chroma M61262)


Sirkit protektor Sharp yang menggunakan mikrokontrol IXA319WJ mempunyai 3 buah input, yaitu
  1. Protektor input pin-7 - normal tegangan “high”
  2. AC det input pin-6 - normal tegangan “high”
  3. AC 50/60 input pin-15– normal tegangan “high”
1. Protektor input pin-7 – digunakan untuk mendeteksi tegangan-tegangan :
Tegangan sampling
Sensor
Protek aktip bekerja
33v TUNER (pin-BT)D203*Aktip jika tidak ada tegangan 33v
5v TUNER (pin-HB/LB)D204*Aktip jika tidak ada tegangan 5v
9v output dari IC601 (7809)D1091*Aktip jika tidak ada tegangan 9v
ABL.1D601*Aktip jika R604 atau R605 open
ABL.2 D610*Aktip jika R601, R603 open atau C601 short
Tegangan 180vD607*Aktip jika tidak ada tegangan 180v
X-ray protektorQ603Aktip jika tegangan flyback naik. Normal tegangan basis “0v”. Untuk melumpuhkan protektor ini paling mudah adalah men-shortkan basis-emitor transistor tsb.
(*) untuk melumpuhkan maka diode dilepas.


2. AC detektor input
  • Protektor akan aktip bekerja jika ada kerusakan part pada jalur tegangan dari tranfo switching pin-4 >>>  D1081 >>> R1040, atau
  • Kerusakan zener D1040 (short)

3. AC 50/60
  • Protektor akan aktip jika bagian vertikal tidak fungsi
  • Keruskan part pada jalur dari Vertikal –out ke pin-15 mikrokontrol (Vertikal-out pin-3 >>> D502 >>> R523 >>> R 526)
  • Atau bagian horisontal tidak kerja (karena menyebabkan bagian vertikal ikut tidak kerja).

+++++++++++++++++++++++++

Friday, March 18, 2011

Service mode SHARP

 
Kumpulan macam-macam cara Service Mode Sharp
Cara.1 (model lama)
  • Cari sebuah switch NORMAL – SERVICE
  • Bentuknya mirip switch yang digunakan pada bagian vertikal
  • Lokasi ada pada main-pcb bagian belakang dekat dengan TUNER
  • Untuk masuk service mode – pindah ke posisi SERVICE
 
Cara.2
  • Power on
  • Pastikan adjustment gambar pada posisi NORMAL (dengan remot)
  • Short-kan JA137 & JA138 sekitar 1 detik kemudian lepas lagi, maka akan masuk pada service mode.
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol
  • Untuk exit matikan pesawat
Ganti IC memori baru (kosong)
  • Power off
  • Short-kan terus sementara JA137 dan JA138
  • Hidupkan pesawat
  • Tunggu sekitar 30 detik otomatis data default kan ditulis kedalam memori
 
Cara.3
  • Main-switch off atau cabut power-cord (kabel listrik)
  • Tekan dan tahan secara bersamaan Vol-down dan Ch-up pada front panel
  • Hidupkan pesawat
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol dengan remote
  • Exit matikan main-switch (data disimpan secara otomatis)
 
Cara.4 (slim dengan UOC kotak)
  • Power on
  • Pastikan adjustment gambar pada posisi NORMAL (dengan remote)
  • Shortkan pin-5 Mikrokontrol sekitar 1 detik dan lepas kembali (atau JA483 dengan JA484)
  • Tekan MENU untuk memilih MODE yang akan diadjust (Adjust Mode, Check mode, Option mode dll)
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol
  • Tunggu sekitar 4 detik sebelum pindah ke adjustment lainnya agar data disimpan dahulu secara otomatis
Ganti memori baru (kosong)
  • Power off
  • Shortkan terus sementara pin-5 Mikrokontrol ke ground (atau JA483 dengan JA484)
  • Hidupkan pesawat
  • Tunggu sekitar 30 detik dan otomatis data default akan ditulis kedalam memori
  • Jika data default gagal – kemungkinan dapat disebabkan karena ABL britnes terlalu terang atau ada problem pada ABL
 
Cara.5
  • Tekan MENU pada remote
  • Selanjutnya tekan angka 4-7-2-5
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol
  • Untuk exit matikan pesawat
 
+++++++++++++++++++++++++++

Wednesday, March 16, 2011

Sirkit protektor Sharp 20R200 dengan IX3098


  • Sharp 20R200 dengan ic program IX3098 dan chroma M52340 merupakan model lama, tetapi kadang masih ada yang masuk ketempat service .
  • Model ini untuk masuk ke service mode menggunakan sebuah switch (S1006) yang lokasinya ada dibagian belakang main-pcb dekat tuner yang terhubung ke pin-37 ic program. Untuk masuk ke service mode maka posisi switch dipindah ke “service” untuk menshort pin-37 ke ground.
  • IC program mempunyai pin-protek input pada pin-38, dimana pada kondisi normal tegangannya adalah “nol”. Untuk melumpuhkan protektor maka pin-38 dapat dishort langsung ke ground
  • Sirkit protektor berhubungan dengan tegangan heater dari flyback
 
Ada 3 macam kondisi yang dapat menyebabkan protektor aktip bekerja, yaitu
  • Pertama adalah X-ray protektor yang akan aktip jika tegangan flyback melebihi normal. Jika tegangan flyback over maka akan menyebabkan tegangan heater juga ikut naik sehingga menyebabkan zener diode D610 tembus dan pin-protek mendapat tegangan “high”
  • Kedua protektor yang akan aktip jika tegangan heater drops atau hilang disebabkan antara lain misalnya karena flyback rusak, bagian horisontal problem, atau def yoke short. Tegangan heater yang drops atau hilang akan menyebabkan kolektor transistor Q603 ada tegangan “high”. Normal tegangan pada kolektor Q603 adalah “nol”
  • Ketiga (hal ini masih tanda tanya bagi kami) adalah problem ic memori
 
Pengalaman 1.
  • ·Seorang teman teknisi pernah menjumpai kesulitan (bertanya kepada kami) dengan masalah protek pada model ini. Sirkit protektor diperiksa tidak ada masalah. Memori sudah diganti.
  • Ternyata problem disebabkan karena Vcc ic program sedikit drops.  Penyebabnya adalah kapasitor bypass pada jalur Vcc 5v sedikit short (bocor)
 
Pengalaman 2.
  • Ini pengalaman kamisendiri. Setelah pesawat di “power” - sebentar kemudian lampu indikator hijau akan berubah menjadi merah dan berkedip-kedip
  • Tetapi di-power  lagi – led hijau akan meyala lagi sebantar – dan kemudian berubah menjadi merah dan berkedip-kedip lagi
  • IC memori maupun sirkit protektor tidak ada masalah. Bahkan sirkit protektor sudah dilumpuhkan.
  • Anehnya ketika switch S1006 pada dipindah pada posisi “service”, pesawat dapat hidup normal – lampu indikator hijau nyala terus. Dan kalau switch dikembalikan ke posisi normal – led merah akan kedip-kedip kembali
  • Setelah pusing tujuh keliling 2 hari diubek - ternyata problem hilang sendiri ketika kami lakukan re-solder pada X-tal osilator ic program.


+++++++++++++++++++++++++++++

Thursday, February 10, 2011

Tips repair SHARP dengan IXBxxx dan M612xx

Revisi 01

Memperbaiki SHARP dgn program IXBxx 42pin dan jungle-chroma M612xx sedikit berbeda dengan kebiasaan sirkit teve pada umumnya. Karena itu pahamilah dahulu point-point penting dibawah ini.
Pada saat stand-by M612xx langsung mendapat tegangan suply Vcc 8.7v pada pin-42 dari transistor regulator. Dan ic program IXBxxx baru akan bekerja jika M612xx telah bekerja mendapat suply 8.7v, karena :
  • Transistor regulator untuk suply tegangan Vcc 5v dikontrol oleh M612xx pin-32.
  • Reset dikontrol oleh M612xx pin-30
  • IC program tidak menggunakan osilator sendiri – tetapi pulsa clock disuply dari M612xx pin-25
Data pin-out utama ic MCU IXBxxx
  • Vcc = 22
  • Reset = 27
  • Clock in = 32 osilator-in
  • Vsinkronisasi in = 37
  • Hsinkronisasi in = 38
  • Power-on = 29
  • RC in = 9
  • SDA/SCL-dgn ic jungel-chroma =31/30
  • SDA/SCL- dgn memori = 41/1
  • PROTEK -in = 7 normal high
  • AC-det in = 6 mendapat tegangan dc 5v
  • AC-50/60 in = mendapat pulsa vertikal
Data pin-out utama ic jungel-chroma M612xx
  • Vcc st-by 8v = 44
  • Vcc 8v bagian defleksi = 12
  • Vcc 5v Y/C = 40
  • Vcc 5v Sound IF = 4
  • Vcc 5V Video IF = 3clip_image002[6]clip_image002[7]
  • Power-on input = 28
  • MCU 5v kont out = 32
  • 8v kont out = 47
  • 5.7v kont out = 49
  • ACL in = 33
  • Chroma APC filter = 37
  • VIF APC = 80
  • IF AGC filter = 82
  • RF AGC out = 59
  • SDA/SCL-MCU = 27/28
  • Reset out = 30 untuk MCU
  • Clock out = 25 untuk osc MCU
  • HS out = 19 untuk OSD MCU
  • VS out = 20 untuk OSD MCU
  • V out = 5
  • Vfeedback = 6
  • V ramp filter = 1
  • H out = 11
  • FBP in = 10
  • AFT out = 2
  • TV video-out = 58
  • TV external video-in = 41
  • Audio-out = 51
  • External Audio in = 5
  • Transistor Regulator 5v untuk pin-3, 4, 39, 40 dikontrol on-off oleh M612xx pin-49
  • Transistor Regulator 8v untuk pin-12, 44 dikontrol on-off oleh M612xx pin-47
  • Pulsa sikronisasi OSD ic program diperoleh dari M612xx pin-19, 20
 
PROTEKTOR.  Sirkit atau tegangan yang diprotek adalah :
  • Tegangan 9v dari ic regulator PQ09RDA
  • Tergangan 33v BT tuner
  • Tegangan ABL
  • Tegangan 180v
  • X-ray protektor Q603 dimana normal basis harus 0v
  • Pulsa vertikal
++++++++++++++++++++++++++++

clip_image004

image

++++++++++++++++++++

Wednesday, January 5, 2011

Sharp teve slim password untuk Child lock.

Pertama ketemu Sharp Alexander Slimfit dimana saat dihidupkan muncul tulisan “minta nomor kode password” sebanyak  empat digit, maka dalam hati timbul pertanyaan “password untuk apa-an ini?”.
Dari pada repot-repot (eh…. malu bertanya sesat dijalan) maka kami langsung saja layangkan lewat email ke bekas anak buah  sewaktu masih aktip kerja di PT Panggung Elektronic Akang Dede Muhammad (digitalmas@telkon.net) yang kami ketahui sudah berpengalaman lama bergelut dengan segala macam merk teve. Selain itu kami juga mencari alamat email Customer Service Sharp (sharp-cs@seid.sharp-world.com) untuk menanyakan kasus yang sama.
Jawaban dari Dede datang lebih awal dan hampir bersamaan kemudian datang jawaban dari Sharp. Terimakasih buat keduanya atas responsnya yang segera.
Sebenarnya hal ini bukan merupakan masalah seandainya kita pernah membaca “user-manual” model teve bersangkutan. Password digunakan untuk mengunci fungsi Child Lock agar anak-anak tidak dapat menghidupkan teve sendiri tanpa seizin orang tua.  Didalam user-manual tertulis bahwa jika password lupa, maka sebagai gantinya dapat dimasukkan kode angka “2398”, kemudian dapat dilanjutkan dengan ganti password baru atau menghapus fungsi child lock tersebut. Info dari Dede maupun jawaban dari Sharp juga menjelaskan bahwa angka kode “2398”  dapat diganti dengan angka “0000”.

**********************************

Thursday, October 28, 2010

Repair tips SHARP dengan UOC IXC-844 (part-2 Software)

I. Service Menu.
Sebelum masuk ke mode service maka pastikan teve pada kondisi NORMAL dahulu.
  1. Cara pertama : Tekan tombol SERVICE pada remote. Kemudian tekan tombol MENU. Tekan tombol SERVICE lagi untuk keluar.
  2. Cara kedua : Pin-5 dihubungkan ke ground. Kemudian tekan tombol MENU
Jika melakukan perubahan nilai data  maka tunggu sekitar 200 milidetik sebelum pindah ke item lain, hal ini untuk menunggu proses data baru  disimpan kedalam memori.


II. Inisialisasi data jika mengganti EEPROM baru yang masih kosongan
  • Posisi stand-by
  • Pin-5 dihubungkan ke ground
  • Hidupkan pesawat
  • Tunggu sebentar. EEPROM akan dipreset secara otomatis.
  • Kemudian masuk ke service mode untuk cek atau melakukan adjustment geomatri.
Catatan : Jika inisialisasi gagal, kemungkinan disebabkan karena beam current over.


(sumber : SERVICE MANUAL SHARP)






################################




Baca artikel terkait :

Tuesday, October 26, 2010

Tips kerusakan SHARP dengan UOC IXC-844 (part-1)

Menjumpai kerusakan Sharp yang menggunakan IC UOC IXC-844 pertama kali sepertinya sulit untuk mengerjakannya. Tetapi setelah tiga kali mengerjakan model-model yang menggunakan ic ini dan memiliki skematiknya yang kami peroleh dari Sdr Dede Muhammad - Digitalmas rasanya menjadi tidaklah sesulit seperti yang kami bayangkan sebelumnya.
Berikut ini beberapa catatan yang kami buat untuk mempermudah dalam memperbaiki model-model ini.




I. Bagian power suply.
Berfungsi untuk menyediakan tegangan suply B+ 125v, tegangan suply untuk IC Audio Amp, tegangan 12v untuk bagian horisontal drive, dan tegangan 8v dan 5v setelah melalui regulator.


a. Tidak ada tegangan B+ (tegangan 300v ada), maka periksa :
  • Cek  jalur B+ pada sekunder mungkin ada yang short (dapat disebabkan karena diode B+ atau transistor HOT rusak)
  • Cek resistor start up R702 150k untuk mensuply Vcc pin-4 IC STR-W6654
b. Tegangan B+  sedikit drops dan diukur goyang-goyang sehingga led indikator kedip-kedip
  • Periksa dengan ESR meter 2 buah elko yang ada pada sirkit power suply
  • Periksa  take-over suply Vcc pin4 ic STR, yaitu resistor RT10 dan diode D708 dari tranfo switching pin-4.
  • Ada kerusakan pada jalur sirkit umpan balik dari bagian sekunder ke bagian primer lewat photocoupler. Yaitu dari D752  >> RT25 >> Photocoupler >> R727.
c. Tegangan B+ drops sangat rendah.
  • Disebabkan karena tegangan sekunder untuk suply ic  Audio  tidak ada atau short.


II. Bagian mikrokontrol
  • Bagian mikrokontrol mendapat tegangan suply 5v pada pin-89 berasal dari tranfo switching pin-13 >>>  diode  D752 >>>  transistor regulator 5v Q753.
  • Key-input pin-91
  • Remote input pin-92
  • SDA/SCL pin-97/95
  • Reset-input  pin-74
  • POWER kontrol output berasal dari pin-94. Saat st-by tegangannya "low" dan pada saat power-on tegangannya berubah menjadi "high",  yang digunakan untuk mengontrol on-off tegangan-tegangan regulator 8v dan 5v.


III. Tegangan-tegangan yang dikontrol on-off oleh mikrokontrol
  • (Tegangan 5v) D752 >>>  IC regulator PQ05RDA1 (pin-1 IN dan pin-2 OUT)  untuk mesuply pin-35 bagian Chroma, bagian defleksi vertikal pin-12, pin-73 dan Remote pre Amp
  • (Tegangan 5v) D752 >>>  R754 >>>  transistor regulator 5v Q754 untuk mensuply Tuner.
  • (Tegangan 8v) D752 >>> R757 >>>  transistor regulator 8v Q752  untuk mensuply Horisontal Vcc pin-69 dan transistor VIF pre-amp Q201


IV. Sirkit protektor.


a. Protektor tegangan suply - disampling dari tegangan-tegangan berikut dan diinputkan ke pin-81.
  • Tegangan 5v  pin-2 ic PQ05RDA1
  • Tegangan 5v  transistor regulator Q754
  • Tegangan 180v dari flyback
  • Tegangan 33v untuk Tuner
Protektor akan aktip bekerja jika salah satu tegangan-tegangan tersebut diatas tidak keluar.




b. Protektor X-ray -  disampling dari flyback pin-2 >>>  R612 >>> Zener D603 >>> Q603 dan diinputkan ke pin-81.  Protektor akan aktip bekerja jika :
  • Tegangan flyback naik diatas normal.  Dapat disebabkan misalnya karena tegangan B+ over atau kapasitor resonant pada transistor HOT nilainya berubah mengecil.
  • Zener D603 atau transistor Q603 rusak


c. Protektor vertikal - disampling dari pulsa-pulsa vertikal dan diinputkan ke pin-83 .  Problem protek vertikal dapat disebabkan karena
  • Tidak ada suply tegangan Vcc dari flyback untuk ic Vertikal-out.
  • IC Vertikal out rusak
  • Jalur pulsa-pulsa dari pin-3 ic Vertikal-ou ke pin-83 putus.
  • Diode zener D503 short.


#  Protektor a dan b dapat di non-aktipkan dengan cara melepas jumper J497 yang berhubungan ke pin-81.




V. AC Detect input pin-82
Kami masih belum paham dengan fungsi pin ini yang mendapat tegangan “high” dari tranfo switching pin-13 >>> D1061 >>  Diode zener D1002.
Jika pin-82 tidak ada tegangan akan menyebabkan raster blank (layar gelap).




VI. Bagian horisontal.
  • Osilator horisontal akan bekerja ketika power-on dan pin-69 mendapat tegangan suply Vcc 8v dari transistor regulator Q752.
  • Pulsa horisontal dioutputkan dari pin-13 dan diinputkan lewat Q604 sebelum dihubungkan ke transistor horisontal drive.


VII. Bagian vertikal.
  • Pulsa vertikal akan bekerja jika power-on dan pin-12 mendapat suply tegangan 5v
  • Pulsa vertikal dioutputkan lewat pin-9 dan diinputkan ke pin-1 ic vertikal-out LA78041.
  • IC vertikal out mendapat tegangan suply  Vcc 24v dari flyback.


VIII.  Jalur sinyal video.
  • Sinyal dari IF tuner-out  >>>  Q201 >>>  SAW filter SF201 >>> masuk ke pin-48/49.
  • Bagian Video IF mendapat  tegangan suply Vcc 5v  pada pin-53
  • Filter AGC pin-50.
  • RF AGC out pin-47
  • PLL video detektor filter pin-46.
  • Sinyal video (CVBS) dari sirkit video detektor dioutputkan dari pin-30 dan di-inputkan masuk kembali ke pin-80 untuk diproses oleh bagian video-chroma
  • Bagian chroma mendapat tegangan suply Vcc 5v pada pin-35


IX. Bagian suara
  • Sinyal audio dioutputkan dari pin-65/66 dan diinputkan ke ic Audio amp pin-2/4  LA42102.
  • IC Audio amp mendapat suply Vcc pada pin-7 dari tranfo switching
  • L-out adalah pin-8/9
  • R-out adalah pin-11/12
  • Audio mute pin-6 (normal tegangan low)
  • Audio on-off pin-5 (normal ada tegangan high)




Beberapa catatan  pengalaman  kerusakan penulis dengan model-model ini.
  1. Paling sering dijumpai adalah kerusakan protek yang disebabkan karena salah satu tegangan suply  tidak kerja atau ic vertikal out rusak (baca IV.a dan IV.c)
  2. Vertikal protek karena zener diode D503 short
  3. Tidak terima siaran, tetapi AV-in normal. Diperiksa tidak ada tegangan pada pin-50 AGC filter. IC UOC IXC844 rusak. Kami hampir tidak percaya bahwa harga IXC844 sangat murah sekali (pada saat tulisan ini kami buat di perwakilan resmi harganya cuma 15.000rp)
  4. Raster gelap disebabkan karena pin-82 saat power-on tidak ada tegangan "high".  Penyebab jalur printed ke zener D1002 putus.


ANDA MEMPUNYAI PENGALAMAN UNIK DGN MODEL INI, SILAHKAN SHARING DISINI.




***********************************************************


Baca artikel terkait






Ternyata air bisa “mendengar” dan “membaca”.


Pernah mendengar penemuan Dr. Masaru Emoto.
Berdasarkan eksperimen beliau - menunjukkan bahwa air dapat “mendengar” atau “membaca”.  Kata-kata yang indah yang diucapkan atau tulisan yang ditempelkan pada bejana air seperti misalnya “terimakasih”, “cinta”, “maha-suci”, "sejahtera" atau “kalimat doa-2” membuat kristal-kristal air menjadi berbentuk beraturan yang indah. Sebaliknya kata-kata “keji” atau “umpatan” membuat kristal air menjadi  tidak keruan dan nampak sangat buruk.
Kristal air yang indah memberikan energi yang positip, sebaliknya kristal air yang buruk memberikan energi yang negatip. Perlu diketahui bahwa tubuh manusia 90% terdiri dari zat cair.
Terserah kepada anda – apa yang anda inginkan dengan tubuh anda ? atau keluarga anda ?
Apakah anda suka mengumpat,  atau suka berteman dengan orang yang suka berkata dan berbicara keji,  atau suka nonton acara teve yang penuh dengan ucapan caci maki, pertengkaran atau gosip.
Atau anda suka mendengarkan puisi-2 yang indah, berbicara dengan santun dan berteman dengan orang yang berbicara santun, memasang tulisan-tulisan indah dirumah atau tempat kerja, memasang musik yang penuh dengan kata-kata indah dan santun, banyak mengucapkan doa setiap hari, mendengarkan kalam Illahi.


Dari pada ngelamun atau berpikir yang bukan-bukan pada saat menyedot dan memasang solderan ic mikrokontrol atau ic jungel-video-chroma kami biasakan untuk mengucapkan "Asma Allah" dalam hati sesuai dengan banyaknya pin-pin ic tersebut. Misalnya Ya Rohman Yang Maha Pengasih, Ya Rohim Yang Maha Penyayang, Ya Rozak yang Maha Pemberi Rezeki.


###################

Friday, September 3, 2010

DATA PIN-OUT FLYBACK (1) SHARP

Revisi 00 - September 2010


SHARP==============================================



F0035/36/39/40
COL_B+_GND_26V_NC_AFC_210V_HT_ABL


F0042PE-M
15V_COL_24V_B+_ABL_AFC_GND_NC_180V_HT


F0063PE-M
F0067PE-M
COL_B+_24V_12V_NC_AFC_GND_HT_185V_ABL


F093PEN1-SA
COL_B+_GND_24v_16v_AFC_180v_GND_HT_ABL


F094
FA061 WJ-SA sharp 51X200
COL_B+(130V)_GND_24V_12V_AFC_185V_GND_HT_ABL


F0101 KM-SA 14R20
F0102 KM-SA 20R20B, 20R200, 51R200
COL_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL


F0122 PE-M 20Q250
COL_B+_24V_16V_NC_AFC_GND_HT_180V_ABL


F0147PE
F0149PE
COL_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL


F0193 PEN1-SA 14U15
F0194 PEN1-SA 20R200MKII, 51U200, 20W200, 20AG2-S
COL_B+115_GND_40V_16V_AFC_185V_GND_HT_ABL


F2037 PE-B 20AG2-S
COL_B+_GND_40V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL


===================================================
FA011 WJ-B
COL_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_NC_HT_ABL


FA060WJ-SA 14S20MKII
COL_B+_GND_NC_12V_(AFC/-12V)_185V_GND_HT_ABL


FA061WJ-SA
FA094
COL_(B+130V)_GND_24V_12V_AFC_185V_GND_HT_ABL


FA 113WJ-B 51DXF250E
COL_B+_GND_24V_NC_AFC_180V_GND_HT_ABL


FA 122WJ-B
COL_(B+130V)_GND_24V_NC_AFC_180V_GND_HT_ABL


====================================================


JF0501-32601= FA132 Alexander 21PXF200
COL_B+_GND_24_NC_AFC_180_GND_HT_ABL


JF 0501-3261
COL_B+_GND_24v_16v_AFC_180v_GND_HT_ABL


====================================================


BSC 25-0216F= FA135= F0147 14V20D2
COL_B+_GND_24V_16V_AFC_180V_GND_HT_ABL


BSC 26-263
COL_B+_GND_24v_16v_AFC_180v_GND_HT_ABL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar